Kata Pengantar
Puji syukur kami panjatkan ke
hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Penulis bisa menyelesaikan makalah yang berjudul
"Penerapan Supply Chain Management
Dalam KFC". Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman dan
Google yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini. Penulis menyadari
ada kekurangan pada makalah ini. Oleh sebab itu, saran dan kritik senantiasa
diharapkan demi perbaikan karya penulis. Penulis juga berharap semoga makalah
ini mampu memberikan pengetahuan tentang pentingnya penggunaan Supply Chain Management dalam usaha.
Denpasar, 25 Januari 2022
Penulis
Latar Belakang
Supply Chain Management adalah integrasi aktivitas pengadaan bahan
dan pelayanan, pengubahan menjadi barang setangah jadi dan produk akhir, serta
pengiriman ke pelanggan dengan tujuan menghemat biaya, mempercepat waktu, dan
mendapatkan profit yang besar. Manajemen rantai pasokan sangat penting dalam
dunia bisnis. Apabila manajemen rantai pasokan yang digunakan sudah tepat, maka
dapat memuaskan konsumen, menekan biaya produsen, dan memperoleh profit yang
lebih banyak. KFC sebagai bahan analisis dan materi dalam artikel ini, karena
manajemen rantai pasokan yang digunakan KFC sangat efektif sehingga dapat
menghemat biaya pengeluaran dan menjadikan KFC sukses hingga saat ini.
Rumusan Masalah
1. Bagaimana
alur pengelolaan manajemen yang dilakukan KFC?
2. Bagaimana
SCM dapat meningkatkan keuntungan KFC?
3. Upaya
apa saya yang dilakukan untuk meningkatkan pendapatan KFC?
BAB I
Pendahuluan
KFC merupakan salah
satu restoran cepat saji terbesar di dunia. Kantor pusat KFC berada di
Louisville, Kentucky, Amerika Serikat. KFC didirikan oleh Kolonel Harland
Sanders. Pada awalnya, Harland menjual ayam gorengnya di dekat pom bensin yang
berada di tepi jalan Corbin, Kentucky. Namun saat ini, gerai KFC dapat
ditemukan hampir di seluruh dunia termasuk Indonesia. Hak eklusif waralaba KFC
di Indonesia dipegang oleh PT. Fast Food Indonesia. Saat ini, terdapat 559
gerai KFC yang tersebar di Indonesia. Seringkali ditemukan antrian banyak
pelanggan yang hendak memesan di seluruh gerai KFC yang ada di Indonesia.
KFC memesan bahan baku
kepada supplier dengan sistem pre-order setiap minggunya, contoh KFC memesan
500 bagian paha ayam, 900 bagian dada ayam, dan lain-lain. Pesanan itu
tergantung dari kebutuhan setiap gerai KFC sehingga dapat menyesuaikan dengan
konsumen. Hal ini sangat menguntungkan bagi KFC karena dapat menghindari adanya
kelebihan atau kekurangan bahan baku. Apabila terjadi kelebihan bahan baku, dapat
dialihkan kepada gerai yang kekurangan bahan baku.
BAB II
Pembahasan
Alur Rantai Pasok Kfc
Berikut merupakan
penjelasan secara rinci mengenai alur manajemen rantai pasokan yang digunakan
oleh KFC :
KFC Logistic Regional
PT. Fast Food Indonesia
Distribution
Gerai KFC
Supplier
Ayam - Wonokoyo Grup
Sayuran umum - Pasar regional
Kentang - Petani kentang luar negeri
Bumbu - KFC USA
Beras non organik - Petani lokal
Beras organik - Kantor pusat Jakarta
Saos -- PT. Unilever
Pepsi -- PT. Pepsi-Cola Indobeverages
Manufacturing
Bahan baku dari
supplier akan dijadikan satu di gudang KFC Logistic Regional. PT. Fast Food Indonesia akan mengecek
kuantitas dan kualitas dari bahan baku itu. Terdapat proses pengolahan bahan
baku menjadi bahan setengah jadi yang dilakukan oleh PT. Fast Food Indonesia
secara langsung seperti proses memberikan bumbu ke setiap ayam. Setelah itu,
bahan setengah jadi tersebut siap didistribusikan ke setiap gerai KFC sesuai
kebutuhan.
Distribution
Bahan setengah jadi
dan bahan lainnya tiba di setiap gudang gerai KFC seluruh Indonesia dengan
jumlah sesuai dengan kebutuhan. Di setiap gerai hanya tinggal melakukan proses
pengolahan makanan seperti penggorengan ayam, kentang, dan sebagainya. Setelah
itu makanan siap disajikan kepada konsumen.
Kelebihan Manajemen Rantai Pasokan KFC :
Kuantitas dan kualitas
bahan baku terjamin karena terdapat pengecekan langsung oleh
PT. Fastfood Indonesia dari supplier.
Kuantitas pesanan dapat terkoordinasi setiap minggunya. Terhindarnya masalah
kekurangan atau kelebihan bahan baku yang disimpan di gudang PT. Fastfood
Indonesia, karena menggunakan sistem pre-order yang disesuaikan dengan
kebutuhan setiap gerai KFC. Bahan baku tidak disimpan terlalu lama karena
langsung didistribusikan ke setiap gerai KFC, sehingga menghindari adanya
pembusukan. Berkurangnya biaya pengiriman minumanseperti minuman pepsi karena
dari supplier langsung didistribusikan ke gerai KFC. Cita rasa seluruh KFC yang
ada di Indonesia sama, karena bahan baku dan proses manufaktur seperti
pemberian bumbu dilakukan oleh satu pihak yaitu PT. Fastfood Indonesia. Makanan
dapat tersaji dengan cepat dan rasanya sangat enak, sehingga konsumen merasa
puas.
Kelemahan Manajemen Rantai Pasokan KFC :
Bahan baku ada yang diimpor dari Amerika,
sehingga butuh perhitungan waktu yang tepat agar tidak kekurangan bahan baku
tersebut. Butuhnya sumber daya manusia yang peka terhadap persediaan di setiap
gerai KFC. Jadi apabila di gerai KFC terdapat pembludakan konsumen yang
melebihi perkiraan, maka orang tersebut langsung menghubungi PT. Fastfood Indonesia untuk
segera mengirimkan ke gerai KFC tersebut. Kondisi konsumen yang dinamis,
sehingga setiap gerai KFC harus cermat dalam menganalisis setiap perubahan
jumlah banyaknya konsumen setiap harinya. Salah satu pengaruh utama kesuksesan
suatu perusahaan adalah manajemen rantai pasokan. Semakin efektif manajemen
rantai pasokan, semakin semakin tinggi tingkat kompetitif yang dimiliki dan
semakin besar pula profit yang diterima oleh perusahaan. Manajemen rantai
pasokan KFC Indonesia memiliki supplier dengan kuantitas bahan baku yang
banyak, kualitas yang bagus, dan fleksibel yaitu sistem pre-order. Proses
manufaktur dan distribusi KFC Indonesia sangat efisien dalam mengolah
persediaan serta cepat sampai ke tangan konsumen. Oleh karena itu, manajemen
rantai pasokan KFC Indonesia dapat menekan biaya yang ada, proses distribusi
yang cepat, kualitas bagus dengan rasa yang enak, konsumen menjadi puas, dan
profit yang didapatkan KFC menjadi lebih besar.
Upaya KFC meningkatkan pendapatan
KFC sudah banyak
sekali melakukan upaya untuk meningkatkan pendapatan, jika dilihat dari
perspektif konsumen, mungkin yang paling terlihat adalah pengiklanannya. Namun,
jika dilihat lenih jauh lagi sebernaynya masih banyak implementasi SCM yang
diterapkan, bisa dilihat seperti jasa pesan antar ke konsumen, drive thru, beragam menu baru dan masih
banyak lagi
BAB III
Penutup
Kesimpulan
Dalam hal ini setiap usaha pasti
menerapkan SCM untuk meningkatkan pengelolaan yang lebih baik, keuntungan yang
kebih banyak dan masih banyak lagi. SCM sangat perlu digunakan disetiap
perusahaan yang ingin memaksimalkan usahanya. SCM sebenarnya masih banyak jika
dipelajari lebih dalam, karena ilmu ini tidak ada habisnya.
Daftar Pustaka
Eztolearnt (2017). Manajemen Rantai Pasok
pada Perusahaan Ayam Goreng KFC. Diakses pada tanggal 16 Februari, 2018, dari
Eztolearnt Wordpress:
https://eztolearnt.wordpress.com/2017/10/25/manajemen-rantai-pasok-pada-perusahaanayam-goreng-kfc/
Jo.Janitra (2016). Rantai Pasok KFC
Indonesia. Diakses pada tanggal 16 Februari, 2018, dari Academia:
http://www.academia.edu/23195242/Rantai_pasok_KFC_Indonesia
Marieffauzi (2013). Manajemen Rantai
Pasokan Supply Chain Management. Diakses pada tanggal 16 Februari, 2018, dari
Wordpress:
https://marieffauzi.wordpress.com/2013/10/03/5manajemen-rantai-pasokan-supply-chain-management/comment-page-1/
Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan
judul "Rahasia Manajemen Rantai Pasokan
di Balik Kesuksesan Kentucky Fried Chicken (KFC)", Klik untuk baca:
https://www.kompasiana.com/alodyaagustina/5a98cde1cbe523756e3c3552/rahasiamanajemen-rantai-pasokan-dibalik-kesuksesan-kentucky-fried-chickenkfc?page=all#sectionall
Comments
Post a Comment